Posted by: bogel0708 | September 4, 2008

CAGAR ALAM PULAU SEMPU


Kawasan Cagar Alam Pulau Sempu ditetapkan berdasarkan SK. GB No. 46 Stbl. 1928 No. 69 tahun 1928 dengan luas 877 Ha. Penetapan kawasan tersebut sebagai Cagar Alam karena keadaan alamnya yang khas, juga diperuntukan bagi kepentingan penelitian dan ilmu pengetahuan. Letak kawasan Cagar Alam Pulau Sempu di perairan Samudera Indonesia yang secara administratif pemerintahan termasuk ke dalam desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing wetan Kabupaten Daerah Tingkat II Kabupaten Malang.

  • Cara Mencapai Lokasi
    Untuk mencapai lokasi Cagar Alam Pulau Sempu dapat ditempuh perjalan baik dari Ibukota Propinsi (Surabaya) maupun dari Ibukota Kabupaten (Malang) dengan menempuh rute perjalanan .

    Dari
Ke Kendaraan Jarak Tempuh
    SurabayaMalangTurenSendang Bru
MalangTurenSendang BruLokasi Cagar Alam Mobil/BisMobilMobilPerahu 90 Km45 Km45 Km0,8 Km
  • Potensi Kawasan
    • Type Ekosistem
      • Ekosistem hutan Mangrove
    • Cagar Alam Pulau Sempu memiliki 4 (empat) type ekosistem dimana masing-masing memiliki ciri yang berbeda satu sama lain, tetapi secara keseluruhan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan.

    • Stuktur hutan mangrove ini sangat sederhana karena terdiri dari satu lapisan tajuk pohon dengan jenis-jenis yang relatif sedikit. Jenis-jenis tumbuhan yang umum di jumpai adalah Bakau (Rhizobhara sp), dan Api-api (Avicenia sp).Sedangkan jenis-jenis satwa yang umum di jumpai pada daerah perairan hutan mangrove adalah ikan Glodok, Kepiting dan Udang.

    • Ekosistem Hutan Pantai
    • Areal hutan pantai Cagar Alam Pulau Sempu di bagian Utara, Barat dan Selatan Terutama pada pantai dengan pesisir yang landai.

      Jenis-jenis tumbuhan terdiri dari ketapang (Terminalia catapa), Baringtonia asitica, Waru laut (Hibicus tidiacus) dan pandan (Pandanum tectorius).

      Adapun jenis-jenis satwa liar yang sering di jumpai pada kawasan pantai ini antara lain : burung Elang Laut (Helicetus leucogaster), burung Dara Laut (Sterna albiforn), Biawak (Varanus sp), Umang Laut dan lain-lain.

    • Ekosistem Danau
    • Daratan Cagar Alam Pulau Sempu memiliki dua buah danau yaitu Danau Telaga Lele dengan areal seluas ± 2 Ha, yang merupakan danau air tawar. Danau Segoro anakan dengan areal seluas ± 4 Ha yang merupakan danau asin.

      Danau Air Tawar Telaga Lele terletak dibagian timur kawasan Cagar Alam, sedangkan Segoro Anakan berada dibagian Barat Daya. Masing-masing memiliki peranan yang pemting sebagai sumber air bagi kehidupan satwa liar, terutama pada musim kemarau.

    • Ekosistem Hutan Tropis Dataran Rendah
      • Type ekosistem ini menempati areal yang terluas dan tersebar hampir di
        seluruh kawasan, sehingga menjadi ciri utama dari kawasan Cagar Alam Pulau Sempu.Struktur hutan tropis ini di tandai dengan adanya
        tumbuh-tumbuhan yang terdiri dari tiga atau empat lapis tajuk pohon dengan komposisi yang beragam.Beberapa jenis pohon yang dominan yaitu Bendo (Artocarpus elasticus), Triwulan (Mishocarpatus sundaica), Wedang (Pterocarpus javanicus) dan Buchanania arborescens.
    • Flora
      • Moraceae
      • Euphorbiaeceae
      • Anacardiaceae
      • Annonaceae
      • Sterculiaceae
    • Kawasan Cagar Alam Pulau Sempu memiliki ± 223 jenis tumbuhan yang tergolong dalam 144 marga dan 60 suku. Dari 60 suku tersebut, telah diketahui lima suku yang memiliki jumlah individu, jenis dan marga yang relatif cukup banyak.

      Kelima suku tersebut adalah :

    • Panorama
    • Panorama alam yang indah dapat di jumpai di kawasan Cagar Alam bagian Utara yang berupa ” Pantai Pasir Putih ” dimana hamparan yang berwarna putih dengan air laut yang jernih, memberikan kesan tersendiri bagi setiap orang yang datang untuk menikmatinya.

    • Fauna
    • Satwa liar yang hidup di dalam kawasan Cagar Alam Pulau Sempu sekitar ± 51 jenis yang terdiri dari 36 jenis Aves, 12 jenis mamalia dan 3 jenis reptil.

      Yang paling sering di jumpai diantaranya Babi hutan (Sus scopa), Kera hitam (Presbytis cristata), Belibis (Dendrosyqna sp) dan burung Rangkong (Buceros undulatus).

  • Keunikan/Kekhasan
  • Pada kawasan ini terdapat ” Goa Air Tawar ” yang terletak ± 25 meter dari pantai pada ketinggian 25 meter di atas permukaan air laut. Panjang (kedalaman) goa sekitar 20 meter dan bagian dalam lebarnya 3 – 5 meter serta berlantai kering. Goa ini bagi masyarakat setempat yang masih percaya akan kegaiban Alas Sempuh, merupakan tempat untuk bertapa (semedi).

BAGI mereka yang akan berwisata di Jawa Timur, kawasan seperti Gunung Bromo selalu merupakan tujuan utama, bahkan namanya pun sudah kondang sampai ke mancanegara. Lalu bagaimana dengan tempat wisata lain, sebut saja Pantai Tanjung Kodok atau Pantai Ngliyep, atau bagi mereka yang lebih menyukai suasana alam terbuka tanpa bangunan–bangunan, maka Pulau Sempu bisa menjadi alternatif.

SEBAGAI tempat wisata alam, Pulau Sempu di kawasan selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), memiliki alasan kuat untuk bisa disebut sebagai daerah tujuan wisata yang menarik. Karena konon kabarnya di pulau tersebut ada lebih dari 80 jenis burung yang dilindungi.


Segara Anak Pulau Sempu

Di samping itu juga masih ada babi hutan (Sus scrofa), muncak (Muntiacus muncak), serta kancil (Tragulus javanicus), juga lutung jawa (Trachypithecus auratus). Dan yang paling menarik serta merangsang rasa ingin tahu, yaitu (konon kabarnya) jika beruntung bisa menemui jejak–jejak macan tutul (Panthera pardus).

Untuk mencapai lokasi tersebut sangat mudah, karena akses jalan raya menuju ke daerah itu sudah dibangun dengan bagus. Yang harus direncanakan adalah perhitungan waktu yang tepat, karena untuk menyeberang hanya bisa dilakukan pada pagi hari dan sore hari, itu pun tidak boleh lebih dari pukul 16.00.

Dalam kondisi air laut surut bahkan bisa berjalan kaki dari Pulau Jawa ke Pulau Sempu langsung. Sayangnya ini tidak bisa kami lakukan ketika itu karena kami baru berangkat dari Surabaya lewat tengah malam.

Dengan kondisi alamnya yang kaya akan flora dan fauna langka yang masuk daftar Convention o­n International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), Pulau Sempu tidak dibangun menjadi wisata sebagaimana biasanya. Sehingga tidak ada fasilitas akomodasi di pulau tersebut. Kalau mau bisa mendirikan tenda di pulau itu, tentu dengan seizin petugas pengawas cagar alam yang berkantor di Sendangbiru yang terletak tepat di seberang Pulau Sempu.

KEBANYAKAN rombongan wisatawan memilih bermalam di Sendangbiru atau jika ingin berpetualang dengan treking malam hari sekitar satu jam (jalan santai) bisa menyeberang ke Pulau Sempu sebelum pukul 23.00. Menurut seorang rekan, treking pada malam hari itu mengasyikkan, karena begitu sampai di sebuah telaga rombongan bisa beristirahat beratapkan bintang atau membuka tenda.


Senja di Pulau Sempu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: